Jumat, 29 Agustus 2008

Dugaan Korupsi Tanah Lapter, Giliran Mantan Kepala BPN Dan Sekda Banyuwangi Ditahan

Banyuwangi - Satu persatu tersangka kasus dugaan korupsi lapangan terbang (Lapter) Banyuwangi ditahan. Setelah kemarin Efendi yang berperan sebagai calo dalam pembebasan tanah untuk lapter ditahan, hari ini giliran dua orang yang di tahan pihak kejaksaan. Mereka adalah Nawolo Prasetyo, mantan Kepala Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Banyuwangi dan Sudjiharto, mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi.

Nawolo yang kini masih aktif sebagai kepala BPN Sangata, Kalimantan timur di resmi di tahan pihak kejaksaan, Jumat Pagi (29/8/2008). Setelah itu giliran Sudjiharto yang ditahan. Dengan menggunakan mobil tahanan Kejaksaan Negeri, Nawolo dan Sudjiharto kemudian di bawa menuju Lembaga Pemasyarakatan Banyuwangi di Jalan Letkol Istiklah.

Sentra Industri Terbatas Perusahaan Perhiasan Skala Besar Stagnant

suarasurabaya.net| Pertumbuhan perusahaan perhiasan skala besar sampai saat ini stagnant. Ini disebabkan perusahaan masih membutuhkan keahlian baik dari sisi desain maupun sentra industri yang terbatas di Jawa Timur maupun di Martapura.

FAUZI AZIZ Sekjen Departemen Perindustrian (Depperin) pada wartawan di sela pembukaan “Surabaya Internasional Jewellery Fair (SIJF) 2008”, Jumat (22/08), mengatakan sedangkan perusahaan perhiasan skala IKM (Industri Kecil Menengah) jumlahnya mencapai 60% dari 36 ribu perusahaan perhiasaan.

“Untuk industri perhiasan, masih menjadi prioritas dari Depperin. Bahan bakunya melimpah di tanah air. Apalagi nilai ekspor dari industri ini sebesar US$ 115,9 juta pada 2007 lalu. Sedangkan nilai produksi mencapai 1,77 juta ton,”ujarnya.

Di Pantai Watudodol Banyuwang, Gelombang Tinggi Rusak Beberapa Bangunan

suarasurabaya.net| Sekitar pukul 09.00 - 11.00 WIB Senin (18/08) siang, gelombang besar menghantam daratan di sekitar pantai Watudodol Banyuwangi, gelombang dengan ketinggian rata-rata mencapai 2-3 meter tersebut merusak beberapa bangunan yang berada di sekitar lokasi wisata Watudodol.

RIRI (30 tahun) seorang warga Pantai Watudodol, seperti dilaporkan RENDY KUSUMA reporter Radio Mandala FM Banyuwangi dalam Jaring Radio Suara Surabaya, Senin (18/08) mengatakan, kejadian tersebut memang bisa disebut sebagai kejadian tahunan, namun gelombang besar saat ini beda dari tahun-tahun sebelumnya.

Lapindo Rugikan Transportasi Jawa Timur

suarasurabaya.net| Transportasi menjadi satu diantara sektor yang paling terpuruk akibat bencana lumpur Lapindo. Tiga trayek utama, bis dengan puluhan perusahaan trayek Surabaya-Malang, Surabaya-Banyuwangi, Surabaya-Bali, omsetnya turun 60%.

Angkutan barang juga demikian, dari 750 truk pengangkut barang, 400 diantaranya sudah tidak beroperasi lagi. Akibatnya, distribusi bahan jadi dan bahan baku yang melayani wilayah selatan dan timur dari Jawa Timur tersendat.

Lima Tahun Undang-Undang Sisdiknas, Urusi Penerbit, Abaikan Desentralisasi

UU No 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) telah berusia lima tahun. Bagaimanakah potret perjalanan UU yang proses pembahasannya cukup alot dan kontroversial tersebut? Berikut ulasan peneliti The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) Nur Hidayat.
---
Di tengah hiruk-pikuk pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) di berbagai penjuru nusantara, tidak banyak kalangan yang mengingatkan publik bahwa UU Sisdiknas telah berusia lima tahun. Padahal, lebih dari lima tahun lalu, proses pembahasan (rancangan) UU itu sempat diwarnai perdebatan cukup sengit dan menguras emosi massa.

Di tengah polemik dan kontroversi, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) -minus Fraksi PDIP- akhirnya menyetujui (rancangan) UU ini pada 11 Juni 2003. Tidak sampai sebulan kemudian, Presiden Megawati pun menandatanganinya pada 8 Juli 2003.

Singa Tua Berebut Pengaruh di Dapil II

BANYUWANGI - Lima anggota DPRD Banyuwangi dipastikan kembali nyaleg dari Daerah Pemilihan (Dapil) II. Perebutan suara di wilayah yang meliputi Kecamatan Kabat, Rogojampi, Singojuruh dan Songgon itu dipastikan seru. Lantaran, para calon legislatif (caleg) itu merupakan para singa tua yang dalam empat tahun di DPRD Banyuwangi.

Para singa tua Dapil II itu salah satunya Choiri Zen. Pria asal Rogojampi itu kini tercatat sebagai anggota FKB DPRD Banyuwangi. Namun untuk pemilu 2009 mendatang, Choiri akan maju dengan membawa bendera PKNU. Pada pemilu sebelumnya, dia bersama Nasyiroh dan Abdul Malik Syafaat menjadi wakil PKB. ''Tapi untuk pemilu sekarang, Pak Choiri positif lewat partai kami,'' terang Wakil Sekretaris PKNU Banyuwangi Muhammad Sauqi.

Sentralistis, Mandulkan Inovasi Daerah

Dari catatan hasil monitoring JPIP selama hampir sewindu implementasi otonomi daerah, sangat sulit menemukan inovasi kebijakan pendidikan yang murni lahir atas inisiatif daerah. Hampir semua daerah tidak memiliki gagasan genuine dalam mengatasi keterbatasan ataupun memaksimalkan potensi yang dimiliki.

Kondisi itu berbeda dengan hasil monitoring pada bidang pelayanan publik lain, seperti pelayanan kesehatan dan pelayanan administrasi (perizinan maupun non-perizinan). Pada kedua bidang itu, meski ketergantungan pada "petunjuk dari Jakarta" masih tinggi, kondisinya relatif lebih baik. Lalu, di mana letak akar persoalannya?

Kalah dari Isu Kemiskinan

Pengangguran usia muda masih luput dari perhatian pengambil kebijakan di daerah. Mengapa itu bisa terjadi? Bagaimana solusinya? Berikut wawancara dengan dosen FISIP Unair Drs Bagong Suyanto MSi .
---
Mengapa pengangguran usia muda belum juga mendapatkan perhatian serius dari pemerintah?

Pertama, dari segi isu, pengangguran usia muda masih kalah bersaing dengan isu-isu yang lain, seperti kemiskinan dan pengangguran secara umum. Sehingga fokus penanganan pengangguran usia muda itu tidak terumuskan dengan baik. Akibatnya, isu tersebut belum menjadi isu politik para perumus kebijakan dan perencanaan pembangunan.

Selain itu?
Yang kedua, pada tingkat pelaksanaan program, tidak pernah ada pengetahuan yang cukup tentang besaran permasalahannya. Misalnya, berapa jumlah penganggur usia muda, ada di kantong-kantong mana saja mereka, dsb. Data-data tentang itu belum pernah ada sehingga programnya pun menjadi program yang sangat makro dan tidak pernah fokus pada pengangguran usia muda.

Mencari Solusi di Jatim

Apa solusi pemerintah provinsi menyikapi masalah pengangguran usia muda ini? Pemerintah Provinsi Jatim telah melakukan beberapa langkah untuk solusi pengangguran usia muda. Menurut Budhi Setiawan, kepala bidang perekonomian Bappeprov Jawa Timur, untuk masalah perburuhan yang sering tersandung masalah regulasi, saat ini dilakukan perbaikan regulasi.

''Masalah regulasi untuk TKI ini harus segera ditemukan solusi, mengingat Jatim merupakan penyumbang TKI terbesar di Indonesia,'' kata Budhi. Data Bappeprov Jatim menunjukkan bahwa pada 2007 jumlah TKI 700 ribu orang. Dari jumlah itu, sekitar 60 ribu dari Jawa Timur. Karena itu, Jatim menyumbang devisa Rp 2,7 triliun.

Penyerapan tenaga kerja juga dilakukan dengan menumbuhkan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Termasuk untuk para eks TKI. Selain itu, di Jatim telah berkembang upaya menumbuhkan wirausahawan baru. Namun, Budhi tidak merinci bagaimana cara menumbuhkan wirausahawan baru tersebut.

Hubungan Pusat-Daerah dalam Sidang Paripurna DPD 2008

Jumat lalu (22/8), Dewan Perwakilan Daerah (DPD) menyelenggarakan sidang paripurna. Redhi Setiadi dari The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP) mencatat beberapa hal penting tentang pelaksanaan otonomi daerah.

---

Ada suasana lain di sidang paripurna khusus DPD pekan lalu. Suasana yang awalnya terkesan tegang dan monoton tiba-tiba pecah oleh gelak tawa dan tepuk tangan peserta sidang. Itu tak lain karena Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tiba-tiba menghentikan pidatonya untuk menyeka keringat yang membasahi wajahnya.

Sebagaimana diberitakan dalam situs resminya, Presiden SBY melontarkan dua kemungkinan mengapa dia berkeringat. "Mohon maaf, kalau berkeringat seperti ini pasti ada dua kemungkinan," katanya. "Pertama, mungkin karena penghematan energi. Maka, AC dikurangi. Sama seperti di istana, panas," ujar SBY disambut gelak tawa anggota dewan.

Elpiji Mahal, Permintaan Mitan Meningkat

SITUBONDO - Terus melonjaknya harga elpiji, membuat warga Situbondo harus menghemat uang belanja. Sebagian dari mereka ada yang memilih kembali menggunakan minyak tanah (mitan). Tak pelak, beberapa hari terakhir ini permintaan terhadap mitan meningkat tajam.

PKNU: Konvoi, Lalu Daftar Worshop

RADAR BANYUWANGI- Puluhan kader Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) menggelar konvoi keliling kota. Konvoi itu dilakukan untuk menyambut dan mengingatkan umat Islam akan datangnya bulan Ramadan.

Setelah konvoi, massa yang dipimpin Ketua Dewan Tanfidz dan Wakil Ketua Dewan Syura DPC PKNU Banyuwangi Fahrurrozi dan HA Wahyudi mampir ke kantor harian pagi Radar Banyuwangi. "Kita datang ke sini untuk mengajak keluarga besar Radar Banyuwangi bergembira menyambut kedatangan bulan Ramadan," ujar Wahyudi.

Satu Tersangka Lapter Ditahan, Belum Pernah Diperiksa Penyidik

BANYUWANGI- Tim penyidik kasus lapter Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, mulai menunjukkan taringnya. Kemarin (28/8), tim yang dipimpin Kasubdit Upaya Hukum dan Eksaminasi Tipikor Kejagung RI Muhammad Anwar itu menahan salah seorang tersangka H Effendi.

Dalam kasus lapter itu, Effendi berperan sebagai pengusaha yang menyediakan dana untuk pembebasan lahan milik warga. Keterangan yang diberikan sejumlah saksi kepada penyidik, semunya menyebut Effendi yang memiliki peran dalam pembebasan lahan. "Keterangan saksi, lahan milik petani sebagian besar di beli H Effendi," ungkap Muhammad Anwar.

Kamis, 28 Agustus 2008

Persaingan Sengit di Dapil I

BANYUWANGI - Daerah pemilihan (Dapil) I Banyuwangi menjadi incaran partai mapan. Salah satunya Partai Golkar (PG). Di dapil yang meliputi Kecamatan Wongsorejo, Kalipuro, Giri, Banyuwangi, Glagah, dan Licin itu, PG dipastikan memasang Pebdi Arisdiawan di nomor urut satu.

Anggota DPRD itu bertengger di urutan nomor satu lantaran seniornya M. Eko Sukartono tidak akan lagi maju menjadi caleg. Eko dikabarkan akan mencalonkan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Pada pemilu sebelumnya, dari sepuluh kursi yang tersedia di dapil I, PG meloloskan Pebdi dan Eko sebagai wakil rakyat. Sedangkan, empat kursi lainnya direbut PKB, dua kursi milik PDIP, satu kursi milik Partai Demokrat (PD), dan satu kursi diraih PPP.

Rabu, 27 Agustus 2008

Selamat Datang

Selamat Datang di Blog Kang Irwan